UNTUK MENGANTISIPASI DEMAM BERDARAH  BUPATI FOGGING LAPAS RANTAUPRAPAT

TVPOLRINews.com | Rantauprapat_Dalam upaya Untuk mencegah penyakit demam berdarah akibat serangan nyamuk di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauprapat.

Pada kegiatan itu, Kalapas Rantauprapat Mhd.Jahari Sitepu, SH, MSi yang juga mantan Kalapas Binjai.

Hosting Unlimited Indonesia

Upaya yang dilakukan antaralain, melakukan fogging (pengasapan) nyamuk di seluruh ruangan tahanan, parit-parit dan lingkungan taman Lembaga Pemasyarakatan, Kamis (23/11/17), pengantisipasian demam berdarah, Fogging mesin (pengasapan) itu dilakukan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yaitu Dinas Kesehatan Labuhanbatu.

Dalam hal ini, Bupati Labuhanbatu merespon cepat permintaan fogging oleh Kalapas Rantauprapat sehingga para napi dan penghuni lapas dapat lebih nyaman dan terhindar dari penyakit demam berdarah, Kata Kabag Adm. Protokol Setdakab Labuhanbatu Supardi Sitohang,SE didampingi Agus Rambe Ajudan Adm Kepala Daerah Labuhan Batu .

Kata Supardi, kedepan upaya-upaya pencegahan penyakit demam berdarah harus lebih ditingkatkan lagi, baik melalui fogging (pengasapan), spraying (penyemprotan) dan abatesasi (penaburan bubuk abate) sehingga jenis-jenis nyamuk yang bisa menimbulkan demam berdarah seperti nyamuk aedes, culex dan anopheles dapat dibasmi dengan baik, kata Supardi.

Pada kesempatan itu, Bupati Labuhanbatu Bapak H.Pangonal Harahap, SE,MSi memberi apresiasi kepada Kalapas Rantauprapat yang langsung turun tangan dan peduli dengan kesehatan lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Rantauprapat dan lebih meningkatkan penataan LP Rantauprapat sehingga penghuni lapas dapat lebih nyaman dan hidup sehat, ucap supardi menirukan.

Upaya dan kegiatan mulia itu hendaknya jangan di tempat Lapas saja, agar bisa ditingkatkan pengantisasian penyakit demam berdarah di tempa tempat lain yang sangat membutuhkan, agar Labuhan Batu Bebas dari serangan nyamuk Demam Berdarah.( PARLAUNGAN SIPAHUTAR ).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *