Wiremesh RSU Pratama di Ragukan Kualitasnya, Ada 23 Item Dugaan Temuan BPK tahun 2017

TVPOLRINews.com | Nias Utara – Beredar rumor 23 Item kurangnya Volume fisik dari Hasil dugaan Temuan BPK Perwakilan Sumatera Utara pada pembangunan RSU Pratama. Rabu 01/08/2018.

Salah satu diantaranya Pasangan Wiremesh di pembangunan RSU Pratama yang diduga sangat diragukan kualitasnya terbukti adanya  dugaan dari temuan BPK Perwakilan Sumatera Utara tentang kekurangan Volume Fisik pekerjaan kurang lebih 3,974 Kg. Wiremesh adalah bahan bangunan berupa besi polos/ulir yang terbuat dari bahan wirerod.

Hosting Unlimited Indonesia

Berdasarkan dugaan Temuan  BPK RI Perwakilan Sumatra Utara ada 23 item Pekerjaan dalam pembangunan RSU pratama yang diduga salah satunya Pemasangan Wiremesh yang mana Volume kontrak sebelumnya di perkirakan 14,240 Kg setelah di cek fisiknya 10,266 Kg hal ini di perkirakan kekurangan volume fisik dalam angka rupiah sekitar RP.  74.305.759.

Diwaktu yang terpisah saat dikonfirmasi kepada  Yaadil Telaumbanua Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara mengatakan,  “lebih bagus konfirmasi hal ini kepada PPK (red.Yuniman Nazara) karena saya tidak mengerti tentang item-item pekerjaan dia yang lebih tahu, jelasnya. 

Mengenai ada temuan BPKP yang nilainya fantastic sekitar Rp. 1.8 M. Kadis Dinkes menjelaskan rekanan sudah legowo menerima konsekuen Hukum. Menambahkan lagi bahwa sampai saat ini baru di cairkan kepada rekanan 90 persen, dan seandainya rekanan bersikeras tidak mau membayar maka kami akan potong pada pencairan 10 persen terakhir. Menyinggung masalah pengawasan Yaadil Telaumbanua mengakui bahwa selama pelaksanaan pekerjaan itu hanya beberapa kali saya turun ke lapangan makanya saya kurang tahu bagaimana situasi sehingga ada ada temuan BPKP. Tutur Yaadil Telaumbanua kadis kesehatan Dinkes Nias Utara.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari PPK Pembangunan RSU Pratama tetang kekurangan volume fisik Pasangan Wiremesh. (Edu).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *