Warga “GEGER” Melihat Mayat Wanita Hanyut Di Sungai Deli

TVPOLRINews.com | Labuhan Deli_Warga kembali dihebohkan dengan penemuan mayat wanita Mrs. X mengapung di sungai Deli Wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Keterangan yang diterima menyebutkan, awal pertama kali mayat tak dikenal tersebut persisnya di Jl Proyek Sungai Deli, Kampung Banten Ujung Pajak Bunut Dusun 9 Psr IV Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Pada hari Sabtu tanggal 06 Januari 2018 sekira pukul 06.30 wib. Mrs. X dengan kondisi ditemukan dalam keadaan telungkup mengapung di dalam sungai deli, menggunakan Baju warna merah, celana panjang Lee warna abu2 diperkirakan korban berumur lebih kurang 30 tahun.

Hosting Unlimited Indonesia

Adapun ciri ciri Korban kulit sawo matang, rambut ikal pendek sebahu, Tinggi lebih kurang 155 cm, kondisi korban pada saat ditemukan masih segar dan belum kaku.

Sedangkan menurut penuturan sejumlah saksi–saksi yakni ;
1. Fiki Apriansyah, 17 Thn, Islam, Pelajar Kelas 12, alamat Jln Mesjid Dusun 9B Psr IV Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.

2. Saputra, 28 Thn, Islam, Pengangguran, alamat Jln. Mesjid Dusun 9B Psr IV Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.

3. Roy, 20 Thn, Islam, Penjaga Warnet dpn KFC, Jl Mesjid Gg Buntu, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.

4. Fatul Als Ijul, 28 Thn, Islam, Pemotong ayam psr Bunut, Psr V Helvetia Kecamatan Labuhan Deli. Hp.082386600500.

Saksi Fiki Apriansyah menerangkan sekira pukul 06.30 Wib sehabis melaksanakan ronda bersama dgn Roy, Syahputra pergi dari rumah hendak memancing di tepi sei deli kamp Banten. Saat sedang di tepi sungai tepatnya 200 Meter dari jembatan sei deli brayan mengarah Belawan saksi Syahputra melihat sesosok mayat mengapung di tengah sei deli dan langsung berteriak-teriak mengatakan “MAYAT MAYAAATT.” Selanjutnya saksi Fiki mengikuti mayat tsb dari pinggiran sungai sambil berteriak mayat hingga kemudian pada saat di Psr Bunut tepatnya di dekat jembatan panitra kamp. Banten saksi Fiki turun kesungai sambil berenang untuk menarik mayat tersebut dari tengah sungai ke tepi sungai pada saat setelah berada ditepi sungai Mayat tersebut oleh Fiki, Fatul dengan masyarakat lainnya Mayat di angkat keatas atau ke darat (pukul 07.00 Wib) dan diletakkan di aspal.

Sekira pukul 07.40 Wib dengan Ambulance RSU Sinar HUSNI korban di bawa kerumah Sakit Bhayangkara guna VER/AUTOPSI untuk memastikan sebab-sebab kematian korban secara Medis.

Penemuan mayat tersebut oleh pihak kepolisian selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara, dari hasil penyelidikan dan olah TKP sementara dilapangan bahwa diduga korban hanyut dan tidak ada bekas luka ataupun korban kekerasan dan mayat belum kaku. (Parsaoran Sitorus)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *