UNIVERSITAS KATOLIK St. THOMAS MEDAN KAMPUS yang “INKLUSIF” dan TERBUKA.

TVPOLRINEWS.COM|MEDAN: Staf Ahli DPRD Sumatera Utara Yonge L.V. Sihombing, SE. MBA menyebutkan Universitas Katolik St. Thomas Medan harus menjadi kampus yang “Inklusif” bukan yang Ekslusif, tapi harus menjadi kampus yang terbuka.

Hal ini disampaikan kepada wartawan saat adanya seminar Nasional yang bertajuk; Pendidikan Kebangsaan: Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Nasional” di kampus Unika St. Thomas Medan baru-baru ini.

Hosting Unlimited Indonesia

Kepada TVPOLRINEWS, Yonge L.V Sihombing menyampaikan dirinya sebagai alumni mengharapkan semoga melalui acara ini ada menambah semacam pengenalan baru bagi Civitas Akademika Universitas Katolik St. Thomas dan institusinya supaya acara seminar yang bertajuk Nasionalisme dan Kebangsaan ini tidak berakhir begitu saja tapi terus bergulir dari waktu ke waktu.

Namun demikian kita juga berharap agar acara seperti ini tidak berakhir begitu saja tapi ada implementasi. Paling tidak ada kerja sama yang intens antara Perguruan Tinggi Katolik St Thomas termasuk dengan Pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya. (Hery B Manalu/ Sahat HT)

News Reporter

2 thoughts on “UNIVERSITAS KATOLIK St. THOMAS MEDAN KAMPUS yang “INKLUSIF” dan TERBUKA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *