TRUK HANTAM ODONG-ODONG AKIBAT REM BLONG DI KOTAPINANG

TVPOLRINews.com|Labusel – Sebuah Truk tronton  Mitsubishi Fuso Nopol BK 8870 SC yang dikemudikan Martin Sinulingga (37) mengalami rem blong  dan menghantam arena bermain anak-anak atau biasa disebut  odong-odong di Jalinsum tepatnya Jalan Jenderal Sudirman Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan  pada Rabu malam (07/7) sekira jam 21.30 wib.

Menurut Miarti warga yang berada disekitar lokasi kejadian menyebutkan bahwa insiden bermula saat sebuah Truk yang melaju dari arah Medan menuju Pekan Baru yang meluncur kencang tanpa bisa dikendalikan.

Hosting Unlimited Indonesia

“Pengemudi Truk berkali-kali membunyikan klakson sebagai tanda bahaya dan akhirnya tepat di simpang Kampung Jawa, si supir membanting setir ke kanan,” katanya.

Masih menurutnya, setelah supir truk membanting setir ke kanan kemudian langsung menabrak mobil Toyota Fortuner yang sedang parkir dan  menghantam odong-odong milik Jamal warga Kotapinang berada tepat dibelakang mobil fortuner, setelah itu truck berhenti dengan menabrak bangunan ruko paris milik Sengkhiang.

“Truk itu meluncur dengan kencang, tidak dapat dikendalikan supirnya, remnya blong,” ucapnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun enam orang yang terdiri dari orangtua Irul (30), Nuri (26), Meka (28) dan Darwin (37)  anak-anak penumpang odong Ferdiansyah (3,5), Yuki (4) serta Supir truk Martin Sinulingga (37) terpaksa dilarikan ke RSUD Kotapinang guna mendapatkan pertolongan medis, karena mengalami luka-luka serius.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu AKP Imam A melalui Kanit Lakalantas Iptu K. Hutagalung ketika dihubungi awak media membenarkan kejadian tersebut. Katanya, pihaknya sedang menyelidiki terjadi kecelakaan itu. Termasuk indikasi diakibatkan rem diduga tidak berfungsi dengan baik.

“Iya benar ada kecelakaan di Kotapinang, truk menabrak odong-odong, korban anak-anak terluka dan saat ini kami masih menyediliki penyebab kecelakaannya,” sebutnya.

Pantauan awak media tempat kejadian perkara (TKP), terlihat ratusan masyarakat menyaksikan kejadian itu dan sempat membuat kemacetan disepanjang ruas jalan Jenderal Sudirman Kotapinang.  Namun selang beberapa waktu arus lalulintas kembali berangsur normal setelah pihak kepolisian polsek Kotapinang melakukan penertiban.

Sementara menurut K. Nasution salah seorang warga Kotapinang mengatakan bawa insiden rem blong sering terjadi di Kotapinang, karena Jalan yang menurun dari arah bukit menuju inti kota. Namun hal itu tidak menjadi perhatian serius dari pemerintah khususnya Dinas Perhubungan.

“Seharusnya Truk tidak pantas lagi melewati Kota yang padat seperti ini, jadi untuk apa di bangun jalan melingkar yang menelan biaya milyaran rupiah kalau tidak bisa dimanfaatkan. Bahkan jalan melingkar itu sudah hampir tidak berfungsi sebab telah ditumbuhi ilalang,” katanya.

K. Nasution juga mengatakan bahwa sudah seharusnya pemerintah memberikan ruang bermain bagi anak-anak dan memberi aturan yang tegas bagi warga yang memiliki usaha sarana bermain yang memakai  ruas badan jalan. Karena kalau dibiarkan akan berdampak bagi keselamatan jiwa mereka. (AN)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *