SUMUT BUTUH PEMIMPIN YANG PUNYA KARYA NYATA.

TVPOLRI News | Medan – Pesta demokrasi rakyat serentak thn 2018 telah diambang pintu suhu politikpun saat ini mulai meninggi para calon dari partai politik secara terbuka sudah melakukan sosialisasi terhadap pencalonan mereka untuk mencari  dukungan dari lapisan masyarakat, berbagai programpun dilempar ketengah tengah rakyat, untuk melihat sejauh mana, respon dari rakyat terhadap isu poltik yang dikemas para, calon kepala daerah tersebut, agar nantinya menjadi bahan tolok ukur bagi para calon dari 117 daerah yang melaksanakan pilkada serentak di indonesia, sumatera utara. 

Salah satu yang ikut melaksanakan pesta demokrasi tersebut, sumut sebagai kota no 3 terbesar di indonesia dengan jumlah penduduk 12 juta jiwa lebih, jika dilihat dari potensi kekayaan sumber daya alam nya cukup menjanjikan jika saja dikelola, secara froporsional dan teransparan, maka saya yakin sumatera utara kedepan jauh akan  lebih maju dan rakyatnya akan lebih sejahtera.

Hosting Unlimited Indonesia

Pilkada 2018 inilah yang akan menjadi momentum bagi era kebangkitan sumut, tentunya warga harus jeli untuk menilai para kandidat cagub dan cawagub, untuk menjadi orang nomor satu disumut nantinya, sebab jika warga salah memilih, tentunya rakyat sumut yang akan rugi dan menderita, hal tersebut diungkapkan oleh toni togatorop sebagai wakil rakyat dari partai hatinurani rakyat HANURA daerah sumatera utara ketika didesak wartawan pendapatnya terhadap pesta demokrasi yang sudah diambang pintu, lebih detail beliau.    menceritakan, sejak reformasi sumut sudah 4 kali melakukan pemilihan kepala daerah, namun pembangunan disumut masih jalan ditempat, penyebab nya adalah pemerintah menciptakan program hanya sebatas karya kata bukan karya nyata, akibatnya pembangunan sarana dan prasarana tidak berjalan semestinya, akibat nya masyarakat  yang menanggung beban dan tidak pernah mendapatkan kesejahteraan, dan merasakan keberadaan pemerintah sumatera utara secara layak, prihal tersebut haruslah menjadi komitmen kita bersama rakyat sumatera utara untuk melakukan intropeksi agar kita sebagai rakyat pemegang mandat kedaulatan di NKRI tidak terjebak dalam susana kegagalan untuk kesekian kalinya dalam memilih pemimpin kita disumatera  utara, untuk tidak memilih kucing dalam karung ujar tonitogatorop rakyat sumatera utara merindukan sosok pemipin yang tegas punya interegritas jujur punya komitmen untuk melanjutkan pembangunan disumut, sikap tersebut hanya bisa didapatkan dari perajurit TNI yang telah terlatih, dari disiplin dan pengabdian nya terhadap bangsa dan negara NkRI, adanya isu politik yang berkembang di Sumut.

Tentang munculnya sosok MAYJEND TNI, EDY RAHMAYADI calon gubernur di sumatera utara hal itu menjadi nilai positip kedepan, sebab sejak sejak era reformasi terjadinya peralihan kekuasaan dari kepemimpinan TNI ke sipil, rakyat sumut telah dua kali berturut turut menanggung malu, oleh penguasa yang serakah gila kekuasaan, haus akan jabatan, hal itulah yang menjadi dasar penilaiyan saya secara peribadi, dipilkada sumut tahun 2018 untuk, sebagai rakyat pemegang mandat kedaulatan disumut yang menginginkan  perubahan untuk kemajuan provinsi yang kita cintai ini mari kita berikan dukungan sepenuhnya agar MAYJEND TNI EDYRAHMAYADI bersedia dicalonkan menjadi cagub disumut, dan mendoakan beliau berhasil maju, dan berhasil memimpin sumatera utara ujar beliau kepada wartawan, (BM)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *