Simposium Teologi XXIII, 2018: “Perkuat Kesatuan & Keutuhan Sekolah Tinggi Teologia Injil di Indonesia”

TVPOLRINews.com | Deli Serdang : Persekutuan Antar Sekolah Tinggi Teologi Injil di Indonesia (PASTI) Simposium Teologi XXIII 2018 di STT Paulus Medan bertema “Solidaritas Yesus dan Isu Kontekstual”, Selasa (30/10/2018) bertempat di Taman Jubelium GBKP Sukamakmur, Jalan Jamin Ginting Km. 45 Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ketua Panita Pelaksana Simposium Teologi XXIII 2018 Dr. Irwanto Berutu. M.Th menyebutkan kebulatan satu harapan bagi Sekolah Tinggi Teologi Injili di Indonesia untuk dapat mempersipkan mahasiswa teologia menjadi pemimpin yang memiliki kemampuan memberitakan Injil kepada semua suku bangsa.

Hosting Unlimited Indonesia

“Simposium Teologi XXIII 2018 bertema “Solidaritas Yesus dan Isu Kontekstual”, menitipkan kebulatan satu harapan bagi Sekolah-sekolah Tinggi Teologi Injili di Indonesia agar dapat mempersipkan mahasiswa menjadi pemimpin yang memiliki kemampuan memberitakan Injil kepada semua suku bangsa. Pemimpin yang rendah hati, pemimpin yang melayani, pemimpin yang perduli dengan lingkungan masyarakat serta memiliki kemampuan memberitakan injil kepada semua suku bangsa.

Ini tidak terlepas dari Solidaritas Yesus dan Isu Kontekstual untuk menyatakan kasih Bapa kepada semua orang dengan melakukan berbagai pola pendekatan, pengajaran, khotbah, konseling, menyenbuhkan orang sakit sebagai jawaban Orang-orang Farisi pada masa itu”, sebut Irwanto Berutu.

Sehingga dibutuhkan sebuah pembelajaran dari kehidupan Yesus yang dapat melayani semua suku, golongan dan masyarakat luas.

Lebih lanjut Irwanto Berutu menyebutkan beberapa sesi dalam Simposium Teologi PASTI XXIII : Sesi I: Perspektif Teologi Injil tentang solidaritas Yesus oleh Dr. Parluhutan Manalu dengan Penanggap: Pdt. Dr. Sumbut Yermianto, Sesi II: Solidaritas Yesus dan Tranformasi sosial Masyarakat Miskin di Indonesia oleh Pdt. Dr. Rolland Octavianus dengan Penanggap: Pdt. Dr. Rudy Lumentu, Sesi III: Solidaritas Yesus dan Integritas Nasional Masyarakat Majemuk di Indonesia oleh Dr. Purnawan Tenibernas Ph. D dan Penanggap: Pdt. Dr. Elim Simamora, Sesi IV: Solidaritas Yesus dan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia oleh Pdt. Dr. Ruyandi Hutasoit dan Penanggap Pdt. Dr. Erika Damayanti, Sesi V: Solidaritas Yesus dan Penanganan secara Komprehensif Masalah Radikalisme dan Terorisme di Indonesia oleh Dr. Andi Harnasi dan Penanggap Dr. Baskita Ginting.

Irwanto Berutu juga menyebutkan Lembaga Sekolah Tinggi Teologia yang hadie pada Simposium ini antara lain STT Paulus Medan, Renatus Pematang Siantar, STT Oikumene Injili Sidikalang, Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus, STT Happy Family Surabaya, STT Simpson Ugaran, STT Doulos Jakarta, STT Jaffray Jakarta, STAK Terpadu Pesat-Salatiga, STT Intheos Surakarta Solo, STT Eben Ezer Tj. Enim, STT Pentakosta Mooab Bolang Mangondan Timur, STT BMW, STT Kalimantan, Institut Injili Indonesia (I-3), STT. Anugerah Sinagoge Medan, STT Internasional Harvest Tangerang, STT Amsal Medan, STT Tiranus, STT Baptis Medan.

Sementara itu, Dr. Arnold Tindas, Ketua Panitia Pengarah (Steering Committe) Pusat Persekutuan Antar Sekolah Tinggi Teologi Injil di Indonesia (PASTI) Simposium Teologi XXIII 2018 menyebutkan, Tujuan pertama kali mengadakan simposium ini adalah penerbitan buku-buku teologi hasil kerjasama STT-STT, dan waktu pertama kali diadakan terbitlah buku “Yesus Kristus Allah Manusia Sejati”. Dan para pembicara di simposium yang menjadi penulis di buku itu.

“Sudah beberapa kali simposium begini, berusaha untuk menerbitkan tetapi selalu berhenti di tim perumus. Akhirnya yang memperbaiki setelah diadakannya simposium pada usulan-usulan sehingga para penulis setidaknya bisa memberikan beberapa revisi. Simposium ini sebagai simposium yang ke23, tahun ini kita bikin dua kali per semester, semester I di tahun 2018 kita buat di Solo”, sebut Dr. Arnold Tindas. (Hery B Manalu)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *