SEJUMLAH WARTAWAN SAMOSIR dan AKTIVIS MENGUTUK TINDAKAN AKSI PENGEROYOKAN TERHADAP RANTO SIHOLE

TVPOLRINews.com | Samosir – Sejumlah wartawan dan Aktivis Kabupaten Samosir melakukan kunjungan solidaritas terhadap RANTO SIHOLE (47) wartawan media online Matalensa.co.id selaku korban penganiayaan oleh empat orang tak dikenal saat dia melakukan tugas jurnalisnya disalah satu kafe di Desa Boho.

Saat kunjungan kerumahnya di Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Ranto sihole sudah dalam kondisi membaik dari yang sebelumnya mengalami babak belur akibat penganiayaan tersebut.

Hosting Unlimited Indonesia

Kunjungan yang dilakukan oleh sejumlah wartawan dan aktivis Samosir (tujuh orang) pada hari sabtu 01 september 2018 adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap Wartawan samosir yang menjadi korban penganiayaan  pada hari kamis 30 agustus 2018 pukul 23:30 lalu di Desa Boho, kecamatan Sianjur mula-mula.

Menurut Efendy Naibaho (kaos hitam) sebagai salah satu aktivis Kabupaten samosir, Perbuatan ini tidak dapat ditoleransi lagi, kelakuan kejam yang dilakukan oleh 4 orang tak dikenal itu harus cepat ditangani pihak kepolisian Samosir.

Saya turut prihatin atas kejadian yang dialami teman saya Ranto sihole, ujar Efendy naibaho.

Selain itu Soritua Manurung dan Junjungan Marpaung (pojok kiri) serta teman-teman Jurnalis Samosir,  mereka mengutuk kelakuan bejat yang dilakukan oleh 4 orang tak dikenal tersebut,mereka akan terus mencari informasi tentang keberadaan mereka dan siapa ke empat pelaku penganiayaan itu.

Ranto sihole (baju hijau) berterima kasih atas kunjungan sejumlah Wartawan dan Aktivis Samosir,
 
“Saya merasa terharu dan senang atas kedatangan teman-teman Pers dan Aktifis,Saya berharap kejadian seperti ini jangan terulang lagi dan saya berharap pihak POLRES Samosir segera menangkap pelakunya,hingga kini saya tidak mengetahui apa penyebab dari kejadian yang menimpa saya”, ungkap Ranto ke media TVPOLRI.

Peristiwa ini telah di laporkan ke Polres Samosir sesuai laporan bernomor : LP/136/VIII/SMR/SPKT.

Terpisah Perwakilan TVPOLRI Sumatera Utara, Maha Rajagukguk mengatakan, sangat mengutuk perbuatan aksi pengeroyokan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan secepatnya pihak Polres Samosir agar segera mengungkap kasus ini, dan kepada saudara kita wartawan yang menjadi korban tetap semangat, berjuang dan bekerja sesuai KEJ (Kode Etik Jurnalis) ungkapnya. (Team/Jepri S)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *