POLSEK BATANG KUIS TETAPKAN 4 TERSANGKA  PEMBOBOL ATM

TVPOLRINews.com | BATANG KUIS – Kapolsek Batangkuis, Polres Deli Serdang, AKP Bulat Panjaitan akhirnya mengungkap 4 tersangka modus operandi pembobol ATM  Jumat (20/7/2018) di halaman Mapolsek Batang kuis.

Empat (4)orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, AFN (40), ASM (39), MSM (33) dan M (32).

Hosting Unlimited Indonesia

Kapolsek Batangkuis, AKP Bulat Panjaitan, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, dari aksi keempat terduga pelaku, para korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Kapolsek juga memaparkan barang bukti yang sudah diamankan antara lain 13 kartu ATM berbagai bank.

Penyelidikan dilakukan oleh personel Polsek Batangkuis setelah menerima laporan dari Dwita Sri Lestari. Wanita itu menjadi korban setelah menggunakan mesin ATM yang ada di Bank Mandiri, Jalan Medan-Batangkuis. Berdasarkan pengaduan itu, personel Polsek Batangkuis kemudian melakukan penyelidikan.

“Dari laporan itu kita melakukan penyelidikan berkoordinasi dengan pihak bank. Berdasarkan rekaman CCTV selanjutnya kita berhasil mengidentifikasi wajah terduga pelaku,” sebut Kapolsek.

foto-foto itu kemudian disebarkan ke informan polisi.

“Pada tanggal 15 Juli 2018 lalu, informan kita melaporkan bahwa para pelaku berada di dekat ATM Mandiri. Baru kemudian anggota kita turun ke lokasi dan mengamankan ada dua orang di TKP,” rinci Panjaitan.

Berdasarkan hasil interogasi polisi terhadap kedua orang tersebut, mereka mengakui bawa ada temannya di hotel Golden Eleven, Jalan Jamin Ginting. “Baru disana kita amankan empat orang lagi,” lanjut B Panjaitan.

Dalam beraksi, para pelaku terlebih dahulu mengerjai mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi. Selanjutnya pelaku mengawasi setiap orang yang datang dan akan mengambil uang.

Ketika calon korban hendak melakukan transaksi, kartu ATM itu akan tersangkut dan sulit untuk dikeluarkan. Selanjutnya, pelaku pun masuk lalu menawarkan diri untuk membantu.

“Setelah pura-pura membantu kemudian pelaku ini minta nomor PIN (Personal Identification Number) ATM korban. Setelah PIN didapat, pelaku kemudian mengeluarkan kartu ATM korban, lalu menukarnya dengan [kartu] ATM yang sudah mereka sediakan,” jelas Panjaitan.

Para tersangka kini dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.(LG)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *