Pelopor Muda; “Ada Kesenjangan Antara Pemerintah dengan Masyarakatnya”

TVPOLRI News | Medan – Hasil Survei Pelopor Muda untuk Menjawab Harapan Masyarakat Sumatera Utara tahun 2018-2023, Gubernur Sumatera Utara terpilih untuk tahun 2028-2023 wajib melaksanakan Pemerintahan yang Terbuka (Open Goverment). Hal ini dipaparkan baru-baru ini dalam sebuah acara di Literacy Coffee Jl. Jati No.1 Kel. Teladan Timur Medan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Prof. Dr. Bungaran Antonius Simanjuntak (BAS) (Culture Antropolog Leiden Universiteit/ Guru Besar Unimed), Abyadi Siregar (Ombusmen Sumut), praktisi, jurnalis dan mahasiswa.

Hosting Unlimited Indonesia

Pelopor Muda membuat Laporan Survei Harapan Masyarakat Sumatera Utara dengan Tim Survei oleh Agus Andreas Tampubolon, David Christoper, Kartika Ratna Sari, Elizabeth Purba, Shelpy Sihaloho, Stefanus Gulo,  Lucia Damanik, Indra Simamora, dan Dwi Ivana Sitohang

Masyarakat kurang dilibatkan dalam pembuatan kebijakan publik mengakibatkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembuatan kebijakan publik. Keadaan ini menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara pemerintah daerah Sumatera Utara dengan masyarakatnya sendiri.

Kesenjangan inilah yang dapat diduga sebagai akar penyebab mengakarnya masalah di Sumatera Utara dan meningkatnya pesimisme dan apatisme masyarakat dalam pemilihan kandidat. Maka dapat ditemukan bahwa sejatinya masih ada masalah dalam perilaku memilih masyarakat.

Harapan didalam masyarakat harus tetap tumbuh dan diwujudkan. Sebab hanya dengan harapanlah semangat untuk menuju ke arah yang lebih baik tetap menyala. Kehilangan harapan berarti kehilangan nyala untuk terus berjuang mewujudkan harapan tersebut. Keadaan ini adalah pesimisme yang membahayakan.

Dalam mewujudkan harapan, tentu harus diketahui terlebih dahulu masalah yang terjadi. Dari hasil survei ini ditemukan bahwa ada tiga masalah utama di Sumatera Utara. Ketiga hal tersebut adalah Jalan Raya Rusak, Narkoba, dan Birokrasi Rumit.

Dengan mengetahui masalah tersebut, maka dapat diketahuilah apa harapan masyarakat Sumatera Utara sebenarnya. Maka dari hasil survei ini ditemukan tiga harapan utama masyarakat Sumatera Utara yaitu; Pelayanan Publik Mudah, Cepat dan Murah, Jalan Raya Mulus dan Tidak Ada Pungutan Liar.

Dengan demikian, dapatlah dianalisis bagaimana sebenarnya upaya untuk mewujudkan harapan tersebut. Upaya yang harus dilakukan untuk mewujudkan harapan tersebut adalah dengan melakukan pemerintahan yang terbuka (Open Goverment) dalam sistem pemerintahan yang terbuka (Open Goverment) maka partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan.

Sebab ketiadaan partisipasi masyarakat dalam sistem demokrasi menunjukkan gagalnya pemerintahan tersebut. Dengan pemerintahan yang terbuka (Open Goverment) pula masyarakat dapat dijadikan bukan sekedar objek, melainkan juga subjek dalam pemerintahan yang demokratis.

Berdasarkan hasil dan analisis yang telah dilakukan, serta kesimpulan yang telah dipaparkan, berikut ini rekomendasi yang diharapkan dapat mewujudkan Harapan Masyarakat Sumatera Utara Tahun 2018-2023 adalah ; Gubernur Sumatera Utara yang terpilih pada periode 2018-2023 wajib melaksanakan pemerintahan yang terbuka (Open Goverment) berbasis internet, baik dengan menggunakan aplikasi  android maupun website sesuai dengan rekomendasi UU. No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. (Hery B Manalu)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *