Panitia Nonton Bareng Bola Piala Dunia 2018 Provinsi Sumatera Utara, Hasudungan Siahaan: “Dengan Bola Kita Guyup dan Bersatu, Say No Racism”

TVPOLRINews.com | Medan : Hasudungan Siahaan, calon Ketua Panitia Nonton Bareng (nobar) Bola Piala Dunia 2018 Provinsi Sumatera Utara ditemui awak media, Kamis (10/5/2018) di kantor DPP Fospindo (Forum Suara Pemilih Independen Indonesia) di Medan.

Kepada TVPOLRINews, Hasudungan menjelaskan Program ini sesuai dengan arahan kepada kita, ini dari pusat adalah program dari pak Jokowi untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Hosting Unlimited Indonesia

Indonesia adalah negara penggila sepak bola di dunia dengan 77-95% masyarakatnya memiliki ketertarikan terhadap sepak bola.

Capaian dan keberhasilan pemerintah Jokowi belum terealisasi dengan baik. Ajang nonton Piala Dunia Tahun 2018 Akan menjadi media penting yang menayangkan capaian dan keberhasilan tersebut di awal, disela dan diakhir pertandingan.

“Say No Racism”, adalah pesan yang diusung Piala Dunia 2018, sebuah pesan yang kontekstual dengan kondisi politik nasional saat ini. Menangkal Hoax dan sentimen intolerensi serta radikalisasi”, sebut Hasudungan.

Hasudungan Siahaan menyebutkan, Program ini sesuai dengan arahan kepada kita, ini dari pusat adalah program dari pak Jokowi untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Program ini akan dilaksanakan diseluruh propinsi kabupaten kota, seluruh kecamatan, seluruh kelurahan dan desa.

Dibentuklah panitia, mulai dari panitia propinsi, panitia kab/kota, panitia kecamatan dan panitia kelurahan/desa. Targetnya, masyarakat Indonesia harus bisa menonton minimal 100 juta orang. Jadi ini sifatnya guyub, sifatnya bersamaan, sifatnya merakyat, dan nobar ini adalah nonkomersil. Tidak boleh dikutip biaya sepeser pun dari masyarakat. Ini bebas biaya.

Kemudian, nobar ini juga bertujuan untuk meningkatkan atau menaikkan ekonomi rakyat. Diharapkan melalui nobar ini rakyat yang berusaha atau jualan bisa berjualan disekitar lokasi nobar. Sambil jualan misalkan jualan sate, bakso, mie sop, gorengan, dll. Ini meningkatkan ekonomi kerakyatan.Terkhusus masyarakat kecil.

Kami sudah membentuk panitia Sumut berkisar 500 orang. Persisnya nanti sedang sampaikan. Karna diminta Panitia Nasional minimal 200. Nah, panitia kami berikan lebih, bahkan sampai 500 an, yang sudah ada disini hampir 33 kab/kota, sudah kita bentuk calon panitianya. Program ini juga diharapkan akan berjuang untuk mensosialisasikan salah satu paslon di Sumut.

Tapi intinya, goalnya paling utama adalah menjadikan pak Jokowi sebagai presiden berikutnya di 2019. Jadi program ini akan kita sukseskan sesuai tanggungjawab kita di Sumut. Acara piala dunia mulai 14 Juni hingga 15 Juli 2018. Artinya satu bulan penuh. (Hery B Manalu)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *