Oknum Kepala Satpol PP Kecamatan Galang Diduga Korupsi Rp 162 Juta Saat Jabat Plt KADES

TVPOLRINews.com | DELI SERDANG – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Galang, inisial MOS ditahan Kejaksaan Negeri Deliserdang, Rabu (10/10/2018) sekira pukul 18.00 Wib. MOS di duga melakukan korupsi dan merugikan keuangan Negara sebesar Rp 162.505.000 untuk alokasi Dana Desa saat dirinya menjabat sebagai Plt Kepala Desa Paya Itik, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Deli Serdang, Fajar Syahputra Lubis SH., MH., saat di konfirmasi TVPOLRINews mengatakan, bahwa dari hasil penyelidikan dan keterangan dari sejumlah saksi-saksi bahwa MOS diduga melakukan korupsi APBdes (Anggaran Pendapatan Belanja Desa) dan merugikan keuangan Negara sebesar Rp 162.505.000 untuk anggaran dana desa Tahun 2016 sampai Tahun 2017.

Hosting Unlimited Indonesia

Dari hasil penyelidikan itu tim Pidsus melakukan penahanan terhadap MOS karena di khawatirkan alasan subjektifnya tersangka akan menghilangkan barang bukti dan melarikan diri, “Kita tahan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Lapas) Lubukpakam selama 20 hari ke depan, selanjutnya berkas MOS akan kita limpahkan ke Pengadilan untuk segera disidangkan” ujar Kasipidsus, Fajar Syahputra.

Kasipidsus Fajar menambahkan bahwa MOS telah melanggar Pasal 2, 3 ayat 1 jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 dengan Perubahan UU Nomor 20 Tahun 2001 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Untuk saat ini Tim Penyidik Pidsus masih melakukan penahanan terhadap seorang tersangka atas nama MOS dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya dalam kasus korupsi Anggaran Dana Desa yang mengakibatkan kerugian keuangan Negara,” kata Kasipidsus, Fajar Syahputra.

Pantauan TVPOLRINews di Kantor Kejari Deliserdang, MOS yang di dampingi kuasa hukumnya Sugirhot Marbun SH, diperiksa selama 5 jam oleh tim penyidik Pidana Khusus yakni Guntur Samosir SH, Oloan Ikhwan Maruli Tua Sinaga SH, Wysnu SH dan Fauzan Azmi SH.

Usai dilakukan pemeriksaan secara intensif, selanjutnya tersangka MOS langsung dibawa tim penyidik menggunakan mobil Toyota Rush warna hitam menuju rumah tahanan atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B di Lubukpakam untuk dilakukan penahanan terhadap tersangka MOS.

Sementara itu kuasa hukum tersangka, Sugirhot Marbun SH belum bersedia berkomentar banyak, namun kuasa hukum tersangka menjelaskan bahwa Ia mendampingi kliennya karena sudah ditetapkan kliennya dengan status sebagai tersangka oleh pihak Kejari Deli Serdang.

“Kita masih bersifat mendampingi tersangka, selanjutnya akan kita lakukan pembelaan seperti yang dipersangkaan oleh Pihak Kejari Deli Serdang, saya belum bersedia memberikan komentara banyak ya” ujar Sugirhot Marbun SH. (LG)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *