Monitoring  BAKUMSU: “74 Pelanggaran HAM yang Melibatkan Aparat Kepolisian Sumut Sepanjang 2017, Kriminalisasi Paling Mendominasi”

TVPOLRINews.com | Medan: Temu ramah BAKUMSU dengan sejumlah awak Media di Medan ungkapkan hasil monitoring pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) Kepolisian sejak 2017 terdapat 74 kasus, Rabu siang.(31/1/2018) di Penang Corner Cafe Medan.

Tongam Panggabean, Staff Bakumsu Monitoring pelanggaran HAM menyebutkan 74 kasus pelanggaran HAM yang melibatkan aparat kepolisian Sumut (Poldasu).

Hosting Unlimited Indonesia

Berdasarkan monitoring BAKUMSU, klarifikasi bentuk kekerasan kedalam 7 jenis tindakan kekerasan yakni intimidasi, penangkapan penahanan sewenang-wenang penganiayaan, penyiksaan, pengerahan kekuatan/ penyalahgunaan senjata api, pembiaran kasus/konflik dan kriminalisasi berada diperingkat pertama dengan 23 kasus (31%), intimidasi 17 kasus (23%) penangkapan penahanan sewenang-wenang 10 kasus (14%), pembiaran kasus/konflik kasus (12%), penganiayaan 6 kasus (8%), penyikasaan 5 kasus (5%), dan pengerahan kekuatan/ penyalahgunaan senjata api 4 kasus (5%).

Manombus Pasaribu, Sekretaris Eksekutif BAKUMSU, dalam temu ramah ini menyebutkan kasus kriminalisasi merupakan bentuk pelanggaran HAM yang sering terjadi dalam konteks konflik agraria, buruh dan pejuang HAM.

Kriminalisasi yang dimaksud dalam monitoring ini adalah tindakan aparat penegak hukum menetapkan masyarakat adat, petani, buruh, dan pejuang HAM, melakukan perbuatan melawan hukum, atau sebagai pelaku kejahatan atas pemaksaan interpretasi perundang-undangan.

“Dalam hal ini aparat Kepolisian sebernarnya garda terpenting dalam pengakuan perlindungan Hak Azasi Manusia”, sebut Manombus Pasaribu. (Hery B Manalu)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *