MENJELANG PILGUBSU GUDANG CPO BERMUNCULAN MEMBUAT MASYARAKAT TIDAK NYAMAN
 

TVPOLRINews.com | Labuhanbatu_Saat ini Gudang Crude Palm Oil (CPO) di Wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhan Batu induk Sumatera Utara terang terangan menghadang mobil tangki agar berhenti-henti masuk kedalam gudang. 

Seperti Informasi dihimpun, Selasa (27/3/18) menuturkan, sudah  dua minggu yang lalu, pihak  oknum kolega diduga Mafia CPO  membangun tempat penampungan CPO yang diduga tidak berizin di Desa Sosopan, Kecamatan Kota Pinang, dekat tower tidak jauh dari HUNIAN  rumah Dinas Wakil Bupati Labusel. Yang kedua berada  disekitaran Kandang Motor Dusun Cikampak, tidak jauh dari tempat GUDANG YANG LAMA, Desa Aekbatu, Kecamatan Torgamba. Disana disebut-sebut dijadikan sebagai lokasi pengumpul CPO yang diambil dari truk tangki berasal dari Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas.

Hosting Unlimited Indonesia

Menurut Masyarakat disana, “Kalau yang di Cikampak Kandang Motor itu hanya mengumpul saja, setelah banyak baru dijemput mobil tangki yang dari Sosopan,” ujar JS (48) dan NG (36) warga Kotapinang Labuhan Batu Selatan, Sumut.

Ditambahkannya,  Khusus diwilayah Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang tersebut, sejumlah orang tidak dikenal dalam beraksi menyetop truk tangki biasanya dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga menjelang dini hari.

Menurut sumberlain yang meminta disembunyikan jati dirinya mengatakan, mayoritas truk tangki pengangkut CPO diduga berasal dari angkutan CVB dengan muatan hasil olahan pabrik kelapa sawit milik salah satu perusahaan perkebunan yang beroperasi di Huta lombang Gunung Tua , truk tangki bermuatan CPO yang telah dikurangi isi muatannya dengan dugaan tidak memiliki ijin itu, seyogyanya akan mendistribusikannya kesalahsatu pabrik olahan disekitaran Kelurahan Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labuhan Batu selatan.

Lain halnya di Bulu Cina Desa N II Kecamatan Bilah Hulu Labuhan Batu, Sumatera Utara, sudah beroperasi lebih kurang dua Tahun, namun sampai saat ini tidak ada hambatan, bebas melakukan aksinya sampai saat ini.

Menurut Ketua  LSM SYAIPUL AMRI RAMBE Selasa (27/03/18)  mengatakan, saat menjelang Pil Gubsu bermunculan Gudang diduga tempat penampungan Mafia CPO di Labusel.

Dijelaskannya, tadinya sudah dua Tahun Gudang tempat penampungan di duga Mafia CPO di bulucina, 

Saat ini bertambah lagi dua gudang lagi di Labusel, sedangkan saat ini sudah menjelang PILGUBSU, artinya masyarakat perlu tenang untuk mensukseskan pemilihan tersebut.

Namun kenyataannya masyarakat tidak nyaman dibuat ulah para pihak di duga Mafia CPO dengan cara memaksa para sopir tangki agar masuk kedalam gudang untuk mengurangi muatannya, sampai bentak bentakan antara sopir dengan pihak mafia itu membuat masyarakat spot jantung hingga tidak nyaman lagi.  

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Teuku Fathir Mustafa dimintai tanggapannya terkait penampung CPO diduga tidak berizin, berjanji akan melakukan tindakan.

“Akan kami lakukan penindakan,” demikian pesan singkat yang diterima,”Wartawan…(P.S).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *