Mapolda Riau Diserang Orang Tidak Dikenal Terduga Teroris

TVPOLRINews.com | Pekanbaru – Riau : Markas Polda (Mapolda) Riau deserang orang tidak dikenal (OTK) berjumlah 4 orang yang di duga teroris yang menggunakan senjata tajam jenis samurai dan satu unit mobil avanza putih dengan Nomor Polisi BM 1192 RQ dengan menebos pintu keluar Mapolda Riau, tepatnya terletak di jalan Gajah Mada pagi sekitar pukul 09:20 wib (16/05/2018).

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, polisi mengamankan mobil Toyota Avanza bernopol BM 1192 RQ, 3 bilah samurai, 5 buah penutup muka, 3 sepatu, handycam, jaket, sarung tangan, dan ikat kepala.

Hosting Unlimited Indonesia

Berdasarkan informasi, penyerangan terjadi sekitar 09.00 WIB. Saat itu, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang sedang menggelar jumpa pers rilis pengungkapan kasus narkoba.

Tiba-tiba satu unit mobil Avanza warna putih menerobos masuk pintu gerbang sebelah utara Mapolda. Empat terduga teroris bersenjata tajam jenis samurai kemudian turun dari mobil dan berusaha menyerang polisi di pos jaga.

Seperti dijelaskan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto dalam konperensi pers menyampaikan, telah terjadi pukul 09:00 wib pagi tadi, OTK menggunakan mobil minivan warna putih kemudian ada beberapa orang didalamnya. Para pelaku mamaksa masuk melewati pintu samping (pintu untuk keluar).

Disaat para pelaku ingin memasuki Mapolda melalui pintu keluar dilarang oleh penjaga yang biasa ada di pis penjagaan. Dan saat pintu gerbang ditutup anggota, dalam kondisi gerbang setengah tertup, mobil menerobos masuk.

Sampai di halaman Mapolda dengan cara menerobos pintu keluar, penumpang nya lalu turun dari mobil dan melakukan penyerangan kepada anggota kepolisian dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

“Peredarannya kita dalam kondisi siaga, kita lakukan tindakan tegas dan berhasil melumpuhkan empat orang pelaku hingga tewas. Kemudian barang bukti diamankan, termasuk kendaraan yang digunakan pelaku.

Akibat perbuatan pelaku, dua anggota kita mengalami luka bacok, yang satu atas nama Berigadir Jhon Hendri anggota Propam luka pada ibu jari tangannya terkena ayunan samurai, kemudian Kompol Perais Abdullah yang luka dibelakang kepala” ungkap Kabid Humas.

Kemudian supir melarikan diri dengan menggunakan mobil yang dibawanya yang mengakibatkan satu orang anggota tertabrak, yang mengakibatkan meninggal dunia atas nama Ibda H Auzuar. Dan ada dua dari rekan media yang mengalami luka, satu dari media TV One mengalami luka lecet di pipi dan kaki karena di tabrak, dan yang satu media MNC mengalami sakit di pinggang.

Dan untuk sementara dilakukan pemeriksaan atau pendalaman oleh Tim pada jasad pelaku dan dikendaraan. Pelaku tewas sebanyak empat orang, kemudian pelaku yang diduga supir masih dalam pengejaran,” akhir Kabid Humas Polda Riau.(Rel/Hendriansyah)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *