LSM-Ormas Apresiasi Kepada Kapolsek Mandrehe, Layani  Laporan Fatimine

TVPOLRINews.com | Nias Barat – Polri merupakan pelayan masyarakat, dimana sebagai perwujudan, Peningkatan profesionalisme Polri menuju keunggulan serta penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan, polsek Mandrehe Sigap dan proposional dalam pelayanan pengaduan masyarakat.

Di Nias Barat seorang perempuan yang tak berdaya, bernama Fatimine Zebua alias Ina Nius (45 tahun) warga Sisarahili I, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, ianya  didampingi keluarganya  beserta para lsm dan ormas kepulauan Nias menyampaikan laporan pengaduannya di Polsek Mandrehe Nias Barat, sekira pukul 16.00 wib hari Rabu, 5 September 2018, tempat kejadian peristiwa ditangkahan pasir sungai Moro”o Hiliwohu, ungkap korban kepada media.

Hosting Unlimited Indonesia

Korban menambahkan, awalnya saya mengatakan, “jangan rusak tanaman saya dengan excavator, disampaikan kepada Faano Gulo alias ama Serdi dan juga kepada operator excavator. Namun mereka tidak menghiraukan, tetapi kemudian Faano Gulo (32) laki-laki warga setempat langsung meninju dengan tangan kanannya ke punggung belakang saya dengan keras dan saya pun tersungkur ditanah, lalu saya berdiri lagi, kemudian Faano Gulo meninju dada saya kurang lebih sebanyak lima kali. Seterusnya Faano Gulo menarik kerah baju kaos saya dan mengatakan kubunuh kau secara berkali-kali sehingga saya tersungkur ditanah sambil menendang punggung dan perut saya. Baju saya pun robek dan keadaan saya saat itu sudah tidak sadar akibat di pukulnya secara membabi buta, kejadian ini banyak saksi yang melihat  papar Fatimine kepada media.

Keadaan lutut saya berdarah, bengkak dan kehitaman hingga sekujur tubuh saya serta dada dan punggung saya terasa sakit, sesak hingga sampai sekarang saya tak bisa makan, harapan  saya cuma berdoa kepada Tuhan, agar pelaku tertangkap.

Tanggal 4 September saya diantar suami saya berobat di UPT Puskesmas rawat inap plus Mandrehe dan telah saya terima surat keterangan berobat dengan nomor: 440/147/PKM-MDH/IX/2018 diperiksa oleh dr. Grace H. Telaumbanua sebagai dokter di UPTD Puskesmas Tersebut, ungkapnya.

Komunitas LSM dan Ormas Kepulauan Nias berharap dan mengapresiasi Polsek Mandrehe dalam penanganan kedepan laporan Polisi Fatimine Zebua cepat mendapat kepastian hukum demi pemberantasan kekerasan dan penganiayaan kepada perempuan yang tidak berdaya.

Saat media konfirmasi kepada SPKT-B Polsek Mandrehe, Bapak Hezekiel Sembiring membenarkan Laporan pengaduan Fatimine Zebua alias Ina.Nius dengan Nomor: LP/22/IX/2018/NS-Drehe, tentang Penganiayaan terangnya. (RL/SN)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *