Lahan Gambut Jalan Pelang Tumbang Titi Terbakar, Bupati, TNI Polri Terjun Langsung Padamkan Api

TVPOLRINews.com | KALBAR – Ratusan anggota TNI, Polri, Pol PP,Damkar, Manggala agni, berbaur dengan masyarakat desa desa Pelang melakukan pemadaman api yang telah melahap puluhan hektar lahan gambut di Jalan pelang -Tumbang Titi.

Bupati Martin Rantan SH, M.Sos, bersama Dandim 1203 Ketapang Letkol Kav Jamian, Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat terjun langsung menyiramkan air untuk memadakan api yang sudah mulai melahap bahu jalan pelang Tumbang Titi  Kamis sore (23/8).

Hosting Unlimited Indonesia

Kemarau yang  terjadi saat ini membuat kebakaran  makin meluas lantaran lahan gambut yang kering ditiup angin yang kencang makin mempeparah kobaran api. Dua unit Helikopter BPBD membombardir api dengan menyiramkan air, untuk melokalisir kebakaran agar tidak meluas ke pemukiman penduduk, bersamaan dengan para petugas TNI, Polri, Pol PP, Damkar dan masyarakat yang hingg kini masih berjibaku  memadamkan api diporos jalan Pelang Tumbang Titi tersebut.

“Kami sudah megerahkan pasukan dilokasi kebakaran tetapi kendala dilapangan disamping lahan yang bergambut peralatanyang terbatas” kata Dandim 1203 Ketapang  Letkol Kav Jami’an.

Meskipun demikian Dandim mengatakan terus melakukaan koordinasi dengan intansi terkait, dan sudah memberikan bantuan semaksimal mungkin walupun masih terjadi kebakaran, namun Dandim tetap optimis bisa mengatasi agar kebakaran tidak lebih jauh meluas.

Seperti di ketahui lokasi kebaran JalanPelang Tumbang-Titi dengan struktur tanahnya gambut yang mencapai kedalman 8 sampai 10 meter meskipun sudah dipadamkan angin yang bertiup kencang membuat bara api timbul dan kebakaran terjadi lagi.

Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat  mengatakan telah berupaya mengoptimal dan memaksimalkan dalam pemadaman api dengan  mengerahkan semua angota yang ada TNI Polri pemadam kebakaran termasuk masyarakat.

“Kita sudah turun semuanya dengan berusaha mencegah kebakaran agar tidak meluas termasuk dua unit helikopter yang menyiramkan air untuk memadamkan kebakaran” terang Kapolres.

Selanjutnya Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bermohon kepada Tuhan semoga hujan cepat diturunkan, “Kita bersama sama Pak Bupati Pak dandim untuk melaksanakan doa yang beragama islam melaksanakan sholat istiqa, agama kristen berdoa  digreja greja demikian agama lain” kata Kapolres.

Ditambahkan Kapolres pihaknya selain tindakan pemadaman Polres Ketapang juga melakukan tindakan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran, dan  apa bila ada pelaku yang sengaja melakukan pembakaran akan ditendak tegas.

Bupati Martin Rantan SH.,M.Sos mengatakan sependapat dengan Dandim dan Kapolres dalam menanggulangi kebakaran lahan agar tidak meluas, “Kita bersinergi saling mendukung karena pemadaman ini harus dikeroyok bersama-sama.

Bupati berterima kasih kepada seluruh jajaran Polres Ketapang Kodim 1203 Ketapang, BPBD, manggala aqni, Satpol PP dan seluruh masyarakat seperti yayasan pemadam kebakaran dalam menangulangi kebakaran.

Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan, ditakutkan nanti melebar sehingga menimbulkan bencana bagi daerah berupa kabut asap. Terkait status darurat asap, Bupati mengatakan masih belum perlu dilakukan dengan melihat perkembangan kebakaran tetapi jika makin meningkat maka akan ditetapkan kemudian. (RL/joko/Humas Alwi)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *