KORUPSI Rp. 105 M RUMAH MANTAN KADIS PU DELI SERDANG DISITA KEJARI

TVPOLRINews.com | DELISERDANG – Kejaksaan Negeri Deli serdang menyita rumah terpidana korupsi, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Deli serdang, Ir Faisal, di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Selasa (13/11/2018) sore.

Kepala Kejaksaan Negeri Deli serdang, Asep Maryono SH, di dampingi Kasipidsus Fajar Syahputra Lubis dan Kasipidum Olan Pasaribu SH, saat memberikan keterangan pers Rabu (14/11/2018) sore menyebutkan, Faisal telah merugikan keuangan negara sebesar Rp. 105,83 miliar untuk APBD Tahun 2010.

Hosting Unlimited Indonesia

Saat ini, terpidana korupsi itu sudah ditahan di Lapas Tanjung Gusta, Medan. Asep mengatakan, penyitaan tanah dan bangunan rumah terpidana korupsi Ir Faisal di Kota Tebingtinggi adalah berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 760K/Pid.sus/2015 tanggal 15 Februari 2016, untuk pembayaran uang pengganti.

Dalam putusan itu, terpidana Ir Faisal dikenakan hukuman uang pengganti sebesar Rp98 miliar. Apabila uang pengganti tidak dibayarkan dalam tempo 1 bulan, maka harta bendanya senilai itu akan disita ditambah hukuman 5 tahun penjara.

Lanjut Asep, pihaknya saat ini sedang mengejar mantan Bendahara Dinas PU Deli serdang, Elvian, yang juga sudah berstatus terpidana dan dikuatkan putusan Mahkamah Agung dengan hukuman penjara 8 tahun.

Elvian dikenakan hukuman uang pengganti sebesar Rp. 7,7 miliar subsider 1 tahun penjara.

Lanjut Asep, Elvian telah melanggar pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana diubah menjadi Undang-undang nomor 21 tahun 2001 Jo pasal 56 ayat 2 KUHP.

Sementara ditambahkan Kasipidsus, Fajar Syahputra Lubis SH, bahwa mantan Kepala Dinas PU Pemkab Deli serdang, Ir Faisal sebelumnya ditangkap Kejaksaan Tinggi Sumut bekerjasama dengan Kejari Deli serdang.

Terpidana korupsi Rp105,83 miliar di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deli Serdang ini ditangkap dari rumah pribadinya di Kota Tebingtinggi pada Sabtu (10/11/2018) pagi lalu.

Saat proses penangkapan, terpidana korupsi Ir Faisal langsung menginap di kantor Kejati Sumut, sementara mantan bendahara Dinas PU Pemkab Deli Serdang, Elvian belum diketahui keberadaannya dan masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Sumut dan Kejari Deliserdang.

Faisal divonis Mahkamah Agung dengan hukuman penjara 12 tahun setelah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi di Dinas PU Deli serdang. Selain diwajibkan membayar uang pengganti, dia juga dikenakan denda Rp500 juta subsider kurungan penjara 6 bulan.(LG)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *