Kapolri Menghimbau Masyarakat Manfaatkan Waktu Arus Mudik Dengan Bijak

TVPOLRINews. com | Jakarta : Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyarankan masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah agar tidak terjadi penumpukan arus mudik Lebaran 2018.

Ia mengatakan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2018 ini memang cukup panjang. Untuk itu, Kapolri menyarankan agar masyarakat tak berlama-lama di kampung halaman dan langsung kembali ke tempat tinggal masing-masing.

Hosting Unlimited Indonesia

“Arus mudik relatif cukup panjang, cuti bersama dimulai 11 Juni sampai 20 Juni 2018, tapi tanggal 8-9 dan 10 Juni itu hari Sabtu dan Minggu, diperkirakan 8 malam, Jumat itu masyarakat sudah mulai kembali. Ini imbauan dari kita,” kata Tito di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2018).

Tito menjelaskan, imbauan itu disampaikan agar masyarakat mampu memanfaatkan waktu arus mudik dengan bijak dan menyesuaikan diri agar tak terjebak kepadatan arus balik,

“Jadi relatif 7 hari untuk mudik, arus kembali 17-20 relatif 4 hari. Karena itu, pulangnya jangan bertumpuk-tumpuk juga sambil dinamis liat sikon, jangan dipaksakan bertumpuk, untuk pengaturan akan dijelaskan,” ujarnya.

Selain itu, Tito juga mengimbau masyarakat untuk membawa perlengkapan mudik sampai obat-obatan. Tim SAR gabungan juga mengantisipasi bencana dengan mewaspadai 1.191 titik.

Basarnas, TNI, Polri kita siap membantu masyarakat kalau ada bencana alam seperti Sinabung, Merapi, tanah longsor ada 1.191 titik waspadai longsor dan banjir.

Sementara Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan berdasarkan riset orang mau pulang mudik itu biasanya H-2 atau H-3 sebelum Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

“Makanya, masyarakat dianjurkan pulang sejak Sabtu pada 9, 10, 12 dan 12 Juni 2018. Mungkin Sabtu dan Minggu tinggi. Kalau Senin dan Selasa sudah kurang pulangnya,” kata Budi Katya Sumadi. (rel/ Hery B Manalu)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *