Kapal Pemkab Alor Yang Tenggelam Diduga Tak Kantongi Izin Berlayar

Polisi saat mengambil keterangan Nahkoda Kapal di Mapolres Alor

TVPOLRINews.com | KALABAHI – Status Kapal Motor (KM) Nusa Kenari 02 milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Alor yang tenggelam di perairan tanjung Margeta, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/6/2019) pagi diduga tak mengantongi izin melakukan penyeberangan (surat jalan) dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat.

Hosting Unlimited Indonesia

Hal ini tercuat saat pihak Kepolisian Resor (Polres) Alor melakukan pemeriksaan Nahkoda KM Nusa Kenari 02, Piterson Plaituka di Mapolres Alor, Sabtu siang.

“Kapal ada izin berlayar tidak?” tanya Polisi kepada nahkoda. “Tidak ada izin,” kata Nahkoda Piterson ketika menjawab pertanyaan Polisi sambil  menunduk.

Proses evakuasi dua jenazah saat tiba di Pelabuhan Dulionong Kalabahi Alor

Berdasarkan keterangan Nahkoda, KM jenis fiber ini berangkat sekitar pukul 02.00 Wita dari Pelabuhan Dulionong Kalabahi dengan tujuan penyeberangan pelabuhan Mademang, Kecamatan Pureman, Alor. 
Dalam pelayaran hingga berada di perairan Tanjung Margeta sekitar pukul 05.00 Wita, kapal mengalami kecelakaan hingga menelan korban jiwa akibat gelombang laut yang cukup ganas. Saat itu jarak antara kapal dan bibir pantai sekitar 70 meter.

“Saat itu tiba-tiba ombak pukul perahu (Kapal). Air masuk, mesin mati. Saya belokan perahu menuju darat. Jaraknya sekitar 70 meter ke darat,” ungkap Piterson saat memberikan keterangan di Reskrim Polres Alor.

Pasca tragedi sadis itu, lanjut dia, ada penumpang yang sempat berenang ke darat. “Seingat saya 2 orang yang meninggal. 8 penumpang lainnya saya tidak tahu. Mereka hilang,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Pos Badan SAR Nasional Kabupaten Alor, Hamka ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia juga merincikan data sementara korban tragedi sadis itu. Diketahui kapal tersebut membawa 52 orang penumpang dan 4 orang awak buah kapal dan nahkoda.

“5 korban hilang, 45 korban selamat dan 2 korban meninggal dunia,” kata Hamka di Pelabuhan Dulionong Kalabahi, Sabtu petang.

Pantauan wartawan di Pelabuhan Dulionong Kalabahi, Sabtu petang sekitar pukul: 14.44 Wita, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan langsung mengevakuasi dua jenazah korban. Setibanya di Pelabuhan Dulionong Kalabahi, kedua Jenazah tersebut langsung dibawa ke kamar Jenazah RSUD Kalabahi.

Identitas kedua jenazah itu diketahui bernama Hariyati Banamakani (26) dan Matilda Sailana Malibu (45). Penjemputan jenazah korban diwarnai Isak tangis keluarga korban.

Hingga berita ini ditayangkan, proses pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan tim SAR gabungan. *(Rl/Leader Ismail/Tim).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *