Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Berdemo, Pagar  Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara Rubuh

TVPOLRINews.com | Medan : Terkait Revisi UU MD3 di mana massa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Medan melakukan unjuk rasa menolak revisi UU tersebut. 

Undang-Undang No.17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3) disahkan, isinya sangat mengejutkan artinya pemanggilan terhadap anggota DPR harus mendapat persetujuan tertulis dari Presiden setelah mendapat pertimbangan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (pasal 245).

Hosting Unlimited Indonesia

DPR memiliki hak memanggil paksa setiap orang (pasal 73), DPR dapat mengambil langkah hukum untuk setiap orang yang dianggap merendahkan kehormatan DPR (pasal 122 huruf k), dan beberapa penambahan pimpinan MPR.

Berbagai revisi ini menuai protes, karena beberapa pihak menganggap DPR akan sewenang-wenang memanggil siapa saja yang dianggap menghina lembaga legislatif tersebut. Para pendemo pun pada ketika itu minta masuk dan supaya dijumpai anggota DPRD Sumut.

Karena Anggota DPRDSU belum juga datang menjumpai mereka dan mereka pun kecewa dan kesal. Pengujuk rasa menggoyang-goyang pagar Gedung DPRD Dumut dengan emosi, mereka merobohkan pagar gedung DPRD Sumut di jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat pagi (9/3/2018).

“DPRD Sumut pengecut, kenapa kalian tidak mau menjumpai kami, kami ini rakyat,” seru massa, di mana mereka terus menendang dan menggoyang pagar kantor DPRD Sumut secara bergantian. Akhirnya pagar roboh, masa kemudian berbondong-bondong masuk ke halaman kantor DPRD Sumut.

“Beginilah kalau rakyat sudah marah, kita hari ini mengulang masa reformasi 98 saat seluruh mahasiswa menduduki DPR RI,” cetus salah seorang massa GMKI. (Hery B Manalu)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *