Field Trip Educational 2019 Dorong Mahasiswa Nommensen Peduli Lingkungan

Dosen, Perangkat Desa, Mahasiswa Prodi Agribisnis foto bersama Usai Pemberian Bibit Pohon Produktif di Halaman Kantor Kepala Desa Doulu, 10 Mei 2019

TVPOLRINews.com | Tanah Karo – Sebagai komunitas intelektual yang diproyeksikan sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa Fakultas Pertanian  Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan didorong untuk jadi generasi peduli lingkungan . Hal itu menguat dalam Field Trip Educational 2019 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian UHN Medan 2019 di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo,  sebagaimana dilaporkan oleh Humas UHN Medan di Kampus, Sabtu, (18/05/2019). Field Trip ini tentu memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai  kegiatan usahatani yang dilakukan petani, merupakan salah satu proses pembelajaran yang dapat menambah pengetahuan.

Hosting Unlimited Indonesia

Dr. Ir. Hotden Nainggolan, M.Si sebagai dosen pembimbing mengatakan kegiatan ini mengambil tema, “Pengamatan dan Penggalian Informasi Usahatani dengan Cerdas”, yang diikuti sebanyak 64 mahasiswa yang sedang mengambil matakuliah, “Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian”.

Dr. Ir. Hotden Nainggolan, M.Si menambahkan lagi di lahan pertanian produktif  dengan hamparan yang sangat luas  yang umumnya ditanami tanaman hortikultura, mahasiswa berkesempatan mengamati dan berinteraksi dengan petani, tentang bagaimana cara mereka mengoptimalkan kesuburan lahan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Kesadaran petani dalam menyelaraskan pengembangan usaha tani dengan lingkungan sekitar, juga merupakan salah satu objek pengamatan yang dilakukan mahasiswa dalam kegiatan Field Trip Educational 2019 di lembah Gunung Sibayak ini.

Sementara  Kepala Desa Doulu, bapak Amos Ginting mengungkapkan luas lahan produktif di wilayahnya berkisar 200 ha dan umumnya ditanami tanaman sayur-sayuran yang memiliki berbagai kelebihan. Menurutnya, hasil panen hortikultura mereka memiliki karakter istimewa. “Tidak cepat rusak bila disimpan dalam lemari pendingin, misalnya; sayuran. Jika dari daerah lain kesegarannya hanya bisa bertahan 2-3 hari, namun sayuran yang dihasilkan petani kita bisa bertahan hingga seminggu dan tetap masih segar”, ujarnya bernada promosi.

Tidak hanya belajar dari kegiatan usahatani masyarakat, mahasiswa juga turut mengamati kondisi lingkungan.  Pertanian berkelanjutan (sustainable farming) turut menjadi perhatian mahasiswa. Sekaitan dengan itu, mahasiswa yang dibimbing sejumlah dosen dari Fakultas Pertanian UHN, turut menyerahkan sejumlah bibit  tanaman buah-buahan.  Penyerahan bibit pohon produktif  ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, yang secara simbolis diserahkan oleh salah seorang dosen senior Fakultas Pertanian UHN, Dr. Ir. Erika Pardede, M.App.Sc  kepada Kepala Desa Doulu, Amos Ginting.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon produktif secara simbolis, berupa pohon mangga di pintu masuk ke Desa Doulu oleh Dosen Prodi Agribisnis Faperta UHN, Dr. Ir. Hotden L Nainggolan, MSi, bersama dengan dosen lainnya, diantaranya  Ir.Toga Siahaan, MSi serta mahasiswa Prodi Agribisnis Faperta UHN dan warga setempat.

Atas kegiatan ini, Amos Ginting memberikan apresiasi luar biasa dan  berharap kelanjutan hubungan dalam bentuk kerjasama lainnya antar kedua belah pihak. “semoga kedepan antara Prodi Agribisnis Faperta UHN dan masyarakat yang ada disini, bisa saling transfer ilmu pengetahuan untuk kebaikan kita bersama,” ujarnya dengan senang hati.

Pada akhir pertemuan Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian UHN juga memberikan plakat yang diserahkan Dosen Prodi Agribisnis, Dr. Ir. Hotden L. Nainggolan, M.Si sebagai ucapan terimakasih dan penghargaan kepada pemerintah setempat.  Dalam pesannya bapak Amos Ginting menyampaikan, “ sering-seringlah ketempat ini, sebab anda dapat menikmati potensi pariwisata berupa pemandian alam air panas Lau Debuk-debuk  dan daerah ini sangat strategis, dekat dengan kawasan wisata alam Berastagi  dan wisata alam  hutan konservasi, Taman Hutan Raya (Tahura)”.

Beliau juga berharap “kiranya  para mahasiswa yang mengunjungi Desa Doulu memperoleh pengalaman berharga dan dapat bermanfaat kelak setelah lulus dari Progam Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan” ujarnya. (rl/jrg)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *