Dr. Efron Manik, M.Si Dosen FKIP Nommensen Pertahankannya disertasinya di USU

TVPOLRINews.com | Medan – Dr. Efron Manik, M.Si  dosen Fakultas Kegurua Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen (FKIP UHN) Medan berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan komisi penguji Prof. Dr. Saib Suwilo, M.Sc, Prof. Dr. Opium Salim , Prof. Dr. Tulus, M.Si, Dr. Keriste Sebayang, MS dengan judul “ Visualisasi Citra Dalam Graf “ di Ruang IMTG USU, Rabu, (4/7/2018).

Dr. Efron Manik, M.Si mengatakan Mobil otonom atau mobil tanpa supir sedang diuji coba diberbagai negara untuk perbaikan-perbaikan sistem yang masih kurang sempurna. Mobil tersebut dikendalikan oleh komputer secara otonom dengan mengolah data yang diperoleh dari lidar, radar, kamera biasa, dan kamera stereo. Penelitian ini membahas tentang pengolahan data yang bersumber citra digital yang dihasilkan oleh kamera biasa dan kamera stereo. Topik seperti ini banyak dibahas dalam komputer visi.

Hosting Unlimited Indonesia

Dr. Efron Manik juga menegaskan Citra digital dapat disajikan dalam bentuk graf atau graf grid. Citra digital dapat dipandang sebagai graf  berbobot tak berarah, dimana pixel dipandang sebagai titik dan selisih intensitas warna dua pixel yang berdekatan merupakan bobot dari sisi yang menghubungkan dua pixel tersebut. Segmentasi secara luas digunakan dalam visi komputer. Segmentasi citra dilakukan dalam berbagai pendekatan. Pendekatan segmentasi yang dikemukakan masih mempunyai kelemahan.

Masih menurut Dr. Efron Manik, M.Si, salah satu pendekatan segmentasi citra adalah penggunaan pohon perentang minimum. Dalam hal ini segmen dari citra digital dapat dipandang sebagai sub pohon dari suatu pohon. Mencari sub pohon yang mirip dengan sub pohon dari suatu pohon dapat dipandang sebagai mencari segmen yang mirip dengannya dalam suatu citra digital. Dengan algoritma Kruskal, kita dapat melihat bahwa pohon perentang minimum juga tidak selalu tunggal. Pengaruh pemilihan pohon perentang minimum yang berbeda terhadap hasil segmentasi menjadi hal yang harus dipikirkan.

Dalam penelitian ini ditemukan suatu Teorema atau metode segmentasi yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Teorema ini mengatakan: “Misalkan G(V, E) adalah graf berbobot. Misalkan a Î R, dan S, T adalah pohon perentang minimum dari graf G. Anggap bahwa semua sisi-sisi yang bobotnya lebih besar atau sama dengan a  dihapus dari pohon S, dan T. Maka komponen terhubung  S1, S2, …, Sp  dari pohon S  dan  T1, T2, …, Tq  dari pohon T akan terbentuk. Maka  p = q dan jika  V(Si) Ç V(Tj) ¹ Æ maka V(Si) = V(Tj).” Misalkan graf G adalah graf yang dibangun dari suatu citra digital, dan komponen terhubung dari graf G di pandang sebagai segmen dari citra digital tersebut. Kita dapat menyimpulkan bahwa dua himpunan segmen-segmen citra yang dihasilkan oleh pohon perentang minimum yang berbeda adalah sama.

Metode segmentasi yang diajukan dalam penelitian ini ada dua, yaitu: Pertama, segmen yang terbentuk tidak tergantung  pada nilai awal dalam algoritma. Kedua, Segmen yang bersesuaian dengan suatu ambang batas a merupakan gabungan segmen-segmen yang bersesuaian dengan ambang batas yang lebih kecil dari a, tegas Dr. Efron Manik.

Sedang terbuka Dr. Efron Manik, M.Si dihadiri oleh Dekan FKIP Prof. Dr. Binur Panjaitan, M.Si, WR I UHN Dr. Haposan Siallagan SH, MH, Dr. Dearlina Manik, MM, Drs. Juliver Nainggolan, M.Si, Rusliaman Siahaan, SE, MM, Drs. Simon Panjaitan, M.Si dan berbagai Dosen FKIP UHN Medan. Dr. Haposan Siallagan, SH, MH mengatakan bangga UHN Doktor di UHN semkain banyak dan kita harapkan Disertasi Dr. Efron Manik ini bisa diterapkan secara aplikatif di masyarakat, tegas salah satu  pakar Hukum Tata Negara UHN ini. (Rl/JRG)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *