Ditres Narkoba Polda Kalbar Ungkap Kasus Narkoba 8 Kilo Gram

TVPOLRINews.com | KALBAR – Tim subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah dan berhasil mengamankan pasangan suami istri DK dan DM, setelah melakukan penggeledahan dirumah yang bersangkutan ditemukan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 1 kg, 22 mei 2018 di  jalan Raya Sei Berembang, Kompleks Alzaina Rekon No 5a, Kecamatan Sui Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Pada tanggal 25 mei 2018 TKP Desa Entekong, Kabupaten Sanggau mendapatkan informasi masuknya narkotika dari wilayah Malaysia ke Entekong disimpan di dalam kotak indomie, informasi tersebut selanjutnya dilakukan penyelidikan dan selang beberapa waktu tim Polsek Entekong melihat seseorang yang mencurigakan menggunakan sepeda motor KB 3195 UQ keluar dari rumah kemudian dilakukan pengejaran  dan sampai di Dusun Semeng, Desa Semanget, Kecamatan Entekong berhasil di berhentikan dan dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang terdapat dalam kardus indomie dan di temukan rokok merk parkway serta 3 kantong warna kuning yang berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 3 Kg serta mengamankan tersangka inisial S, selanjutnya hasil interogasi narkotika didapatkan dari seseorang di Ds Entikong atas nama MN alias S, Tim kemudian bergerak melakukan penangkapan dan ditemukan bb RM 200 kemudian kasus di kembangkan di Pontianak dan diamankan 1 orang atas nama L kasus tersebut ditangani Polsek Entikong.

Hosting Unlimited Indonesia

Pada tanggal 29 mei 2018, TKP Dusun seluas, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang Polsek Ledo mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkotika, selanjutnya tim gabungan Polres Bengkayang, Polsek Ledo dan Polsek Seluas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan MH dan menyita barang bukti 2 kantong teh merk “Qing Shan”dililit lakban warna coklat dan didalamnya berisi sabu dengan berat 2.090 Kg selanjutnya kasus dilakukan pengembangan terhadap pemilik barang an. RL namun pada saat dilakukan penangkapan RL berusaha melarikan diri dengan menggunakan mobil Jazz dan menabrak anggota yang melakukan pengejaran, akhirnya dilakukan upaya yang terukur dan tersangka meninggal dunia.

Menindaklanjuti kasus tersebut diatas Polres Bengkayang bekerja sama dengan Polres Singkawang melakukan penggeledahan dirumah tersangka RL terdapat 37 butir ekstasi dan 1 unit senjata api rakitan beserta 3 butir amunisi, kasus di tangani Polres Bengkayang.

Pada tanggal 2 juni 2018, TKP jalan Tritura, Gg. Eka Sapta Laut rt 03 rw04, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak Tim subdit 1 melakukan penggerebekan dirumah tersangka T,  di jalan Tritura dari penggerebekan diamankan 4 orang masing-masing K alias T bin A, WY, RM,dan AM dari mereka diamankan 10 bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat  masing2 100 gram total 1000 gram /1 Kg.

Selanjutnya kasus tersebut di lakukan pengembangan di jalan Tritura, Gang Angket, tim subdit 1 dengan di bantu 1 pleton personil Brimob Polda Kalbar melakukan penggeledahan terhadap 2 rumah dan berhasil mengamankan 2 orang perempuan EH dan M, berhasil disita barang bukti 132 gram kasus nya di tangani subdit 1 Dit Res Narkoba Polda Kalbar.

Pada tanggal 3 juni 2018 TKP DI Bandara Supadio Pontianak Tim subdit 1 mendapatkan informasi bahwa Avsec Bandara Supadio Pontianak telah mengamankan seorang penumpang pesawat Lion Air tujuan Makasar yang di curigai membawa Narkotika.

Selanjutnya tim subdit 1 bersama sama Avsec bandara melakukan penggeledahan terhadap seorang penumpang inisial HH warga jalan Wijaya Kusuma 1, Rt 001 Rw 001, Desa Banta Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan,  di pinggang tersangka di temukan 2 bungkus besar yang di dalam nya berisi 10 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat 1 kg, kasus di tangani subdit 1 Dit Res Narkoba Polda kalbar, Harap Bapak kapolda beri hukuman yang berat karena mereka merusak generasi bangsa. (Rel/Jk/sbrn)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *