Dit. Krimsus Polda Sumut, Pemaparan OTT Perbuatan Melawan Hukum Pungli  Oknum PNS Pada KSOP Tanjung Balai Asahan

TVPOLRINews.com | Medan : Dit Krimsus Polda Sumut adakan konferensi Pers tentang Penanganan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Jumat (11/5/2018) sekira pukul 11.00 WIB di depan Dit Krimsus Polda Sumut di Medan.

Dipaparkan dalam pengurusana surat ukur dalam negeri sementara, sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal, penangkap ikan, pas besar sementara dan grosse akta di kantor ke syahbandaran dan otoritas pelabuhan Tanjung Balai Asahan.

Hosting Unlimited Indonesia

Dalam Konferensi Pers tersebut Dir. Krimsus Polda Sumut Kombes Toga Habinsaran Panjaitan S.I.K, Kasubdit III Tipikor AKBP Doni S. Sembiring SH. S.I.K M.si, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut AKBP MP, Nainggolan kepada para awak Media cetak dan elektronik.

Peristiwa berawal pada hari Rabu tanggal 08 Mei 2018 sekira pukul 15.00 wib di kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Tanjung Balai Asahan ada masyarakat An. Koko Suwendi melakukan pengurusan surat ukur dalam negeri sementara, sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal penangkap ikan, Pas besar sementara dan Grosse akta.

Dalam pengurusan tersebut oleh Juliansah (PNS KSOP Tanjung Balai Asahan) melakukan pengutipan uang sebesar Rp. 8.000.000.- untuk pengurusan surat ukur dalam negeri sementara, pas besar sementara, dan sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal penangkap ikan terhadap kapal KM. Jaya Sempurna II dan Kapal KM. Jaya Sempurna III.

Muhammade Arif ( PNS KSOP Tanjung Balai Asahan ) melakukan Pengutipan kepada kedua kapal tersebut yaitu KM. Jaya Sempurna II dan III dalam hal untuk pengurusan Grosse Akta. Berdasarkan peraturan Pemerintah RI No. 15 tanggal 25 Mei 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan Negara bukan pajak bahwa tariff yang berlaku pada Kementerian Perhubungan adalah untuk Surat Ukur Dalam negeri sementara GT 7 s/d 35 Rp. 100.000.-, untuk Pas Besar Sementara GT 7 s/d 100 Rp. 150.000.- untuk setifikat Kelaikan dan pengawakan kapal penangkap Ikan GT 7 s/d GT 35 Rp. 75.000.- dan untuk Grosse Akta GT 7 s/d GT 100 Rp. 250.000.-.

Dalam hal ini ditemukan perbuatan melawan hukum pungutan Liar / Pemerasan dengan Memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu yang di bayar, atau menerima pembayaran dengan potongan untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri dan atau menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut di duga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya yang dilakukan oleh Juliansah dan Muhamad Arif selaku PNS pada KSOP Tanjung Balai Asahan.

Upaya yang dilakukan pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 5 (lima ) orang dari pihak KSOP Tanjung Balai Asahan, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, melakukan penyitaan barang bukti, melakukan gelar perkara penetapan tersangka dan melakukan penanganan terhadap tersangka. (Rel. Hery  B Manalu)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *