Danrem Hadiri Acara Pisah Sambut Dandim 1203 Ketapang
TVPOLRINews.com | KALBAR – Pemerintah Kabupaten ketapang menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim 1203 Ketapang Pisah sambut Komandan Kodim 1203 Ketapang dari  pejabat lama Letkol Inf Riko Haryanto.S,Ip kepada pejabat yang baru Letkol  Inf Kav Jami’an.
 
Kegiatan pisah sambut tersebut merupakan sebuah wujud penghargaan dan sambutan dari pergantian kepemimpinan disuatu Institusi agar dapat  memberikan kesan baik bagi yang meninggalkan dan kesan hangat bagi yang akan bergabung bersama Pemerintahan Kabupaten Ketapang.Kegiatan tersebut dihadiri langsung Komandan Korem (Danrem) 121/Abw, Brigjend TNI Bambang Ismawan beserta Ketua Persit Candra Khirana Koorcab Rem 121 PD XII/Tpr Shinta Bambang Ismawan dan jajarannya, Bupati Ketapang Martin Rantan.SH, Pj Bupati Kayong Utara H Syarif Yusniarsyah, DPRD Budi Matheus S.Pd. Forkopimda, tokoh agama tokoh masyarakat undangan yang berlangsung di pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Senin (17/7).
 
Letkol Inf Riko Haryanto.S,Ip mantan Dandim 1203 Ketapang mengatakan sudah cukup menjabat sebagai Dandim1203 Ketapang selama 1 tahun 11 bulan dan Dirinya bisa diterima disini dan hari ini Dirinya sudah mendapat penempatan yang baru distaf Pers Mabes TNI. “Kesan dan pesan yang kami rasakan,  saya merasa di Ketapang inilah saya merasa seperti saudara saya di terima baik oleh masyarakat Forkopimda Bapak Bupati” ucap Riko Haryanto.
 
Dia merasakan banyak sekali kenangan yang didapat dan ilmu yang didapat, “kami sering sharing bergaul akhirnya permasalahan permasalahan yang ada dapat kita selesaikan” kata Riko Haryanto.
 
Menurutnya dikabupaten Ketapang banyak suku banyak ras banyak etnis banyak golongan tetapi sekian lama yang berdinas di Komandan Kodim Ketapang hampir tidak ada hampir tidak ada lagi permasalahan yang menjuru ke hal-hal yang SARA. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada stackholder yang ada di sini itu kerja keras kita semua, tidak hanya komandan Kodim, Kapolres, tidak bisa hanya salah satu isntansi saja semua ada pada kita, termasuk pengusaha pimpinan tokoh agama tokoh adat sangat kompak di Kabupaten Ketapang ini terima kasih” ucapnya.
 
Sementara itu Dandim 1203 Ketapang Letkol Inf Kav Jami’an mengatakan dirinya lulusan Akmil tahun 2000, selaku orang baru di Ketapang Dandim berharap dan mohon bisa di terima sebagai anggota besar dari masyarakat Ketapang dan Kayong Utara. “Harapan bia meneruskan kepepimpinan Dandim 1203 yang lama Letkol Inf Riko Haryanto, hubungan yang sudah lama terjalin dengan baik anatar Kodim dan Pemkab Ketapang bisa kami lanjutkan” kata Dandim.
 
Dandim mengajak mengajak bersama sama mendukung apa yang menjadi program Pemerintah Daerah sama sama menyukseskan pembangunan yang bersama instansi terkait yang ada di Ketapang dan Kayong Utara. “Harapan mewujudkan situasi dan kondisi di Ketapang dan kayong utara dengan nyaman tertib aman dan damai” harap Dandim.
 
Bupati Martin Rantan SH dalam sambutannya mengatakan merasa berat untuk melepas mantan Dandim Ketapang, karena baru saja membuka kegiatan TMMD di Desa Sennduruhan Kecamatan Hulu Sungai. “Sebenarnya kami belum mau melepas pak riko, karena terakhir beberapa hari yang lalu saya di minta beliau menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD,  salah satu kecamatan dan desa yang hari ini infrastrukturnya belum lengkap” terang Bupati.
 
Bupati Martin Rantan SH menuturkan bahwa keseharian rumah berdekatan dengan Kodim 1203 Ketapang, sehingga dalam berkomunikasi tidak ada permasalahan. “Bukanya hanya kediaman kami dekat selama Pak Riko menjabat Dandim Ketapang kerja sma yang baik dengan forkopimda yang kadang kadang tanpa protokolerpun kami bisa bertemu“ kata Bupati.
 
Terbangunnya kerja sama yang baik dengan Forkopimda, ini karena Dandim selalu menyatakan untuk mendukung program pembangunan di pemerintah Kabupaten Ketapang, “Rasa aman ini terjadi karena kerja sama dengan Forkopimda kalau rasa aman ini terjadi  maka embangunan dapat dilakukan dengan baik,” kata Bupati.
 
Bupati mendokan mantan Dandim Ketapang supaya ditempat yang baru mendapat posisi yang bagus karir yang bagus karir yang cemerlang hingga bisa mendapat bintang. “Selamat datang dan selamat berugas kepada Pak Jamian serta kutua Persit Chdrakirana yang baru mudah mudahan kehadiran Bapak di Ketapang dapat melanjutan kerja sama kekompakan soliditas yang sudah kita bangun selama ini” harap Bupati.
 
Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Bambang Ismawan mengatakan terhadap pejabat lama Dandim 1203 ketapang meninggalkan kesan yang membanggakan. “Kali ini Dandim dilepas dengan kesan yang bagus kesan dari Pak Bupati Bagus, dari masyarakat bagus dari anggota bagus selama ini telah menjalankan tugas dengan baik” ucap Danrem.
 
Menurutnya Danrem mendapatkan kesan yang baik dari dandim 1203 Ketapang, Danrem berharap kepada Komandan Kodim yang baru dapat melanjutan dan meningkatkan ini dan harus tugas dan tantangan Komandan Kodim. “Jangan sampai kalau ada pejabat komandan satuan apapun kalau komandannya pindah anggotanya syukuran, mungkin saat memimpin ada yang salah, itu celaka pak,” kata Danrem.
 
Selaku komanda Korem Dia berterima kasih kepada semua terutama pelaksanaan Pemilu kada di Kalimantan Barat yang berjalanlancar aman dan kondusif.Menurutnya Kalimantan Barat diprediksi oleh Mabes Polri, bawaslu, punya kerawanan tinggi, berkat kerja keras kita semua Pilkada di Kalbar berjalan lancar aman dan damai  tentu ini adalah kemenangan kita semua Pemilihan Bupati, Pemilihan Gubernur, Pemilihan Legislatif, dan pemilihan Presiden menurut Danrem adalah hal yang biasa dalam demokrsi tidak perlu ada yang ditakutkan.
 
“Pada hari ini sudah ditunjukkan masyarakat kalimantan Barat apa yang dikhawatirkan oleh pusat tidak terbukti dan ini menjadi kemenangan kita semua,” kata Danrem.
 
Danrem mengingatkan sekarang ini sudah mulai memasuki musim kemarau dan hotspot (titik api) sudah mulai ada disana sini.Dalam Kesempatan tersebut Danrem meghimbau kepada masyarakat semua yang akan membuka lahan tidak dengan membakar, “Kalau mau membuka lahan silahkan koordinasi dengan Babinsa yang ada didaerah masing masing supaya tidak terjadi kebakaran yang masip” terangnya.
 
Danrem menambahkan pengalaman kabut asap di tahun 2015, yang sangat merugikan sampai bandara tertutup tidak ada penerbangan dan kesehatanpun terganggu. “Sekarang kita sudah bersyukur masyarakat sudah mengerti bagai mana tidak membakar dalam membuka lahan demikian juga perusahaan tidak membakar membuka lahan, karena sanksinya berat dan mahal bagi perusahaan bisa dicabut ijinnya,”kata Danrem…(RL/Joko/Alwi) 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *