Anton Charlian Serukan Kesatuan “Jangan Mau Di Adu Domba”

TVPOLRINews.com || Bekasi_”Untuk meluruskan bahwa, gerakan aksi dan radikalisme dan terorisme ini bukan merupakan gerakan agama, tapi gerakan kaum radikal. Jadi jangan sampai terprovokasi, apalagi sampai terpecah belah atau di adu domba. Kenapa, kalau ini gerakan agama kenapa sasarannya juga bukan hanya umat lain, tapi polisi juga jadi sasaran. Dan ini pun juga sebagaimana di tempat-tempat lain, seperti di Timur Tengah juga bahwa memang golongan radikal itu bukan golongan agama, karena tidak sesuai dengan kaidah-kaidah keagamaan dan kaidah-kaidah kemanusiaan,” tegas Irjen Pol (Purn) DR. Drs. H Anton Charliyan MPKN setelah mengadakan pertemuan dengan Tokoh agama dari umat Katolik kota Bekasi di Aston Imperial Bekasi Hotel (senin 14/5).

Dia juga mengatakan, bahwa ajaran agama mana yang mengajarkan bunuh diri bersama anak-anaknya, oleh sebab itu kita sebagai Anak Bangsa harus memeranginya dengan cara bersatu dan saling bekerja sama dan bahu membahu agar paham teroris ini tidak mendapat tempat untuk hidup dan berkembang di Negara Republik yang kita cintai ini, kalau perlu para tokoh Agama harus ikut bersuara juga bahkan mengeluarkan FATWA bahwa Teroris Itu Bukan Bagian dari Gerakan Agama. Jadi dengan kejadian ini adalah semata-mata untuk memecah belah serta mengadu domba kebersamaan yang sudah kita pupuk selama ini serta memainkan issu SARA terutama kelompok tertentu.

Hosting Unlimited Indonesia

Mantan Kapolda Jawa Barat dengan sapaan Abah Anton ini menambahkan, “Akan tetap membangun komunikasi dengan semua Tokoh agama yang ada di Jawa Barat sehingga kebersamaan kita tetap terjaga dan terpelihara tanpa terpancing dengan issu apapun bentuknya,” ujarnya.

Pertemuan singkat yang dilakukan oleh Irjen Pol (Purn) DR. Drs. H Anton Charliyan MPKN yang juga mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat berpasangan dengan Mayjend (Purn) Tubagus Hasanuddin sebagai calon Gubernur untuk periode 2018-2023 selalu sigap menanggapi setiap persoalan dan memberikan solusi terbaik sehingga kebersamaan itu tetap terjaga dalam kesatuan NKRI. (Rel/RR)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *