AIR DANAU TOBA TERUS MENERUS SURUT, KADIS PARIWISATA RESAH

TVPOLRINews.com | Samosir – Danau Toba dikenal diseluruh dunia, wisatawan-wisatawan asing berdatangan karena keindahan Danau Toba.

Danau yang terletak ditujuh Kabupaten wilayah Sumatera utara ini merupakan salah satu Danau terbesar didunia dan ada beberapa pulau di dalamnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Akan tetapi problem yang saat ini dialami adalah debit air yang terus menerus turun. Masyarakat Samosir khususnya yang tinggal dipinggiran Danau menyaksikan dengan jelas keadaan Danau Toba sungguh miris.

Kadis Pariwisata Kabupaten Samosir Hombang Siboro juga turut prihatin atas kejadian ini, mengatakan kepada media pada hari senin (08-10-2018) sekitar pukul 15:30 wib, di salah satu daerah wisata Samosir Pantai Indah Situngkir (PIS) yang berada di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

“Saya sebagai Kadis Pariwisata sangat resah dan sangat risau melihat kenyataan yang ada, tentang tiap waktu semakin surutnya air Danau Toba, kalau dulu banyak persepsi, banyak hipotesis dan banyak teori menyebutkan karena musim kemarau dan karena penebangan hutan dihulu YES itu benar. Tapi dihilir kita harus lihat, hujan deras sudah hampir  sebulan diberbagai daerah kawasan Danau Toba dengan debit air yang cukup tinggi, tapi kita lihat, jangankan naik tapi semakin hari permukaan air semakin turun”, ungkapnya.

“Banyak aset-aset Pemerintah yang mallfungtion salah satunya dermaga sekarang yang tidak berfungsi, banyak juga pantai sekarang yang sudah berobah menjadi kumuh karena tidak sempat dirawat, sehingga penataan-penataan pantai jadi terganggu,” tambahnya.

Harapan saya mari kita  bersama-sama bagaimana memecahkan masalah ini, dimana titik masalahnya sehingga air Danau Toba kok setiap hari semakin surut padahal sudah musim hujan, apakah persoalan ini bukan hanya dihulu?…sekarang kita bicara dihilir, jangan-jangan ini pemakaian air yang lebih?..Ini harapan saya sebagai Kadis Pariwisata Samosir yang sangat konsentrasi dengan Pariwisata tentu harus konsentrasi juga dengan air danau dan juga pantai yang ada dikawasan danau toba khususnya kawasan  Samosir.

“Inilah yang saya sampaikan kepada publik, pemerintah dan siapapun yang berkompeten membuat jalan keluar bagaimana supaya air danau toba tidak semakin surut”, harapnya.

Selain itu, terimakasi kepada Pak Jokowi atas proyek tano ponggol, tapi bagaimana kelangsungan proyek itu kalau air danau terus semakin surut dan terusan itu semakin dangkal?

“Itu permohonan saya yang diberi tugas bagaimana pengembangan pariwisata Kabupaten Samosir”, tutup Hombang Siboro. (JS)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *