ADA PROYEK YANG DI LELANG NAMUN FISIK DIDUGA TELAH SELESAI DIKERJAKAN 

TVPOLRINews.com | Gunungsitoli | Setiap Proyek yang Bersumber dari Keuangan Negara wajib Transparan, Tepat Sasaran, tidak Menimbulkan kerugian keuangan Negara & jauh dari tindakan KKN

Aturan ini merupakan hal yang wajib dipatuhi sebagaimana telah dituangkan dalam PERPRES nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
 
Larangan tersebut diatas sepertinya tidak diindahkan oleh Para Oknum ASN yang bertugas di Kota Gunungsitoli ini ungkap Happy A. Zalukhu Ketua Umum Ormas GAPERNAS (Gerakan Perjuangan Nias) 
 
“Kemarin Kami (GAPERNAS) telah menyurati ULP, PPK & KPA terkait adanya dugaan salah satu Paket Proyek Pembangunan Jalan beserta bangunan Pendukung bernilai hampir 3 Milyar rupiah di Foa menuju Samasi Kecamatan Gunungsitoli Idanoi yang sedang dalam Proses Lelang bulan Juli 2018 ini, sebab berdasarkan pengamatan kami pekerjaan tersebut diduga telah dikerjakan dilapangan, dalam surat yang telah kami sampaikan juga telah disertakan Video keadaan Lapangan Proyek yang sedang dalam tahap lelang tersebut dengan tujuan untuk mengingatkan ULP, PPK & KPA agar mempertimbangkan kembali Pelelangan tersebut karna jika diteruskan maka sudah Pasti akan ada Potensi Kerugian Keuangan Negara, Kan Mereka yang Survey, Mereka yang Merencanakan, Mereka yang Mengajukan Anggaran, Mereka yang Mengawasi,  Mereka yang Menentukan Volume Pekerjaan & Mereka Juga yang akan Membayar jadi ditinjau dulu lah pekerjaan tersebut bersama dengan Lembaga Legislatif, Penegak Hukun & Para Pemerhati Control Sosial biar jelas (01/08/2018).
 
“Masa Pekerjaan dilapangan yang diduga sudah dikerjakan dilelang, ini aneh & jelas bertentangan dengan UU yang berlaku di NKRI, kami akan menunggu klarifikasi & tindakan resmi dari mereka terkait  pekerjaan ini namun jika tidak dihiraukan maka kami akan melaporkan ke Penegak Hukum agar kerugian negara tidak semakin besar atas kegiatan ini tutur Happy Zalukhu Selaku Ketua Umum Ormas GAPERNAS dengan nada Kesal.
 
Mendengar Pernyataan tersebut kami mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala ULP Fraser Napitupulu & beliau mengatakan bahwa Pekerjaan tersebut mereka Lelang berdasarkan Permintaan oleh Dinas Terkait, “Benar pekerjaan tersebut sedang dalam tahap Pelelangan, Mengenai masalah teknis dilapangan tentunya lebih dipahami oleh Dinas Terkait, pekerjaan tersebut ditayangkan untuk dilelang karna Permintaan oleh Dinas Terkait, mengenai surat yang disampaikan oleh Ormas GAPERNAS telah kita terima, Ungkap Fraser saat dikonfirmasi Via SMS (01/08/2018).
 
Ditempat lain kami juga mencoba melakukan konfirmasi kepada Wira Halawa yang merupakan PPK dalam Proyek tersebut, beliau menyampaikan bahwa pekerjaan yang sudah dikerjakan tidak akan dibayar.
 
“Kami sudah survey, Pekerjaan yang telah dilaksanakan tidak kami ketahui dan tidak masuk dalam perencanaan & Pembayaran Pak. Namun ketika dikonfirmasi terkait apakah sudah menerima surat laporan dari Ormas GAPERNAS beserta Video keadaan Lapangan Proyek dimaksud, Beliau tidak menjawab hingga berita ini diturunkan, 02/08/2018. (OH24 )

Hosting Unlimited Indonesia
News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *