Televisi Polri Atau TV POLRI lahir pada saat Jend. Tito Karnavian memimpin Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

TV POLRI ini digagas oleh Kepala Devisi Humas Mabes POLRI, Irjen Pol. Boy Rafli Amar dan seorang Prkatisi Media Televisi Dr. Audrey Tangkudung, setelah melakukan diskusi yang panjang pada bulan Agustus 2016, maka TV POLRI pun melakukan uji siaran pada tanggal 1 September 2016.

Adapun alasan memberikan nama TV POLRI adalah karena Media Televisi ini dimiliki oleh Institusi POLRI dan dalam melaksanakan tugas Penyiarannya akan lebih banyak menyiarkan dan memberitakan hal-hal yang berkaitan dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam era teknologi informasi yang semakin modern, dimana warga masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, maka kehadiran TV POLRI dirasakan tepat, salah satu tujuan TV POLRI juga adalah untuk mendukung dan mensosialisasikan Visi dan Misi KAPOLRI yaitu menjadikan Institusi POLRI sebagai POLRI yang Profesional, Modern dan Terpercaya.

TV POLRI dikelola oleh PT. Bhinneka Nusantara Television Network, Perusahaan khusus penyiaran Televisi yang didirakan Tahun 2012.

Badan Hukum dengan Nomor : AHU-1937.A.H.01.02.Tahun 2012 dan Ijin Prinsip penyiaran dari Kominfo Nomor. 471 Tahun 2014.

TV POLRI disiarkan melalui Satelit SES 9 dan diterima di seluruh Provinsi di Indonesia, Penyiaran TV POLRI ini dimungkinkan karena TV POLRI melakukan Kerjasama dengan Pengusaha-pengusaha TV KABEL di Seluruh Provinsi di Indonesia, Para Pengusaha tersebut tergabung dalam Asosiasi Pengusaha TV KABEL Indonesia (APTEKINDO).

Setelah Penandatanganan MOU, TV POLRI akan disiarkan setiap hari 24 jam dengan perusahaan lainnya seperti INDOVISION, INDIHOME, ORANGE TV dan FIRST MEDIA. TV POLRI juga mempersiapkan TV STREAMING sehingga bisa menjangkau sekitar 100 juta pemirsa yang menggunakan internet Mobile Phone .