2 Warga Lohsari Digrebek Polisi  Saat Pesta Sabu di Rumah Kosong

TVPOLRINews.com|Labusel – Personel Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat berhasil mencokok ES alias Kunteng (51) dan S alias Anto Kucing (28) dalam suatu penggerebekan di Jalan Khamdani Dusun Losari 1, Desa Persiapan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel, pada Rabu (27/11) sekira pukul 21.45 Wib.

Kedua  warga yang tidak bisa melarikan diri atas pengrebekan itu hanya bisa pasrah atas tindakan peyalahgunaan narkotika jenis sabu  yang mereka lakukan. Kini, warga Desa Persiapan Losari, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel, harus mendekam di penjara.

Hosting Unlimited Indonesia

Informasi yang diterima, malam itu sekira pukul 21.00 Wib,  tim mendapat informasi dari warga bahwa di Dusun Losari 1 tepatnya di sebuah rumah kosong sering dijadikan tempat pesta narkoba. Kegiatan itu diduga sering terjadi di rumah tak bertuan tersebut, se hingga membuat warga khawatir akan berdampak kepada anak-anak mereka kelak.

Kemudian Tim Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda SM Lumbangaol menuju TKP dan melakukan pengintaian di sekitar lokasi sebagaimana yang dilaporkan warga setempat.

Setelah memastikan ada pergerakan di dalam rumah, tim langsung melakukan penggerebekan melalui kamar mandi. Namun, salah seorang tersangka berhasil melarikan diri.

Di dalam rumah, petugas berhasil mengamankan 2 laki-laki yang diketahui Kunteng dan Anto Kucing sedang duduk di dapur sembari menghisap sabu sabu.

Tim pun melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan kotak bulat warna putih di sudut dapur yang berisi 4 bungkus plastik transparan berisi sabu-sabu.

“Sabu-sabu tersebut diakui milik tersangka ES alias Kunteng yang dibelinya dari seseorang bernama Sutek penduduk Kampung Tempel, Kecamatan Bilah Hulu,” jelas Kapolsek Kampung Rakyat, AKP Herry Prasetyo.

Adapun barang bukti yang diamankan, lanjut Kapolsek, antara lain 1buah kotak permen warna putih, 4 bungkus plastik tranparan berisi sabu sabu, 1 buah jarum suntik, 1 buah kaca pirek bekas pakai, 1buah bong dan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta.

Untuk keperluan penyidikan, keduanya bersama barang bukti diboyong ke
Mapolsek Kampung Rakyat, sebagai langkah lanjutan atas kasus yang menimpa mereka(AN)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *